Showing posts with label Aksi Sosial Rumput Liar. Show all posts
Showing posts with label Aksi Sosial Rumput Liar. Show all posts
Yuk, Nabung Pahala!


Menjelang bulan Ramadhan, kali ini Komunitas Rumput Liar kembali mengadakan event yang mengajak teman-teman semua untuk saling berbagi dan menabung pahala sebanyak-banyaknya. Event 'Yuk, Nabung Pahala untuk Meunasah Desa Lam Manyang' ini diselenggarakan mulai dari tanggal 2 Mei sampai dengan 4 Juni 2016. Komunitas Rumput Liar mengajak teman-teman semua untuk menabung pahala dengan cara menyumbangkan berbagai perlengkapan ibadah seperti mukena, sajadah, Al Quran, iqra, dan lain-lain. Sumbangan dari teman-teman nantinya akan didonasikan ke Meunasah Desa Lam Manyang, Aceh Besar. 

Bagi teman-teman yang ingin menyumbangkan perlengkapan ibadah silakan menghubungi contact person (CP) atau dapat langsung mengirimkan sumbangan perlengkapan ibadah ke alamat yang tertera pada poster di atas. 

Kami tidak memungut biaya apapun dan siap menerima sumbangan dari teman-teman berapapun jumlahnya. InsyaAllaah, sumbangan yang akan teman-teman donasikan nanti akan sangat bermanfaat bagi siapa saja yang menggunakannya. 

Sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api.―HR Tirmidzi 

One Book One Experience (For Lam Manyang)


Setelah sukses di tahun pertama, Komunitas Rumput Liar kembali mengadakan program pengumpulan buku. Di tahun kedua ini setiap buku yang Anda sumbangkan akan didonasikan ke Desa Lam Manyang, yang menjadi fokus lokasi kedua kegiatan Komunitas Rumput Liar. Bagi Anda yang berminat ingin menyumbangkan buku, silakan menghubungi nomor CP (contact person) yang ada atau Anda bisa mengirimkan buku yang ingin Anda sumbangkan ke alamat yang tertera pada poster. Buku yang diterima berupa buku pelajaran sekolah, majalah, buku kumpulan cerpen atau komik serial anak (untuk usia 5-12 tahun). 

Mari bersama-sama kita terbarkan pahala dan melukis senyum calon-calon pemimpin bangsa melalui program One Book One Experience. Terima kasih.



Salam Hangat,


Komunitas Rumput Liar


Rumput Liar kembali melakukan aksi sosial yaitu Rumput Liar Goes to School. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 21 November 2015 berlokasi di SD Negeri 19 Rukoh, Aceh Besar. Kegiatan Rumput Liar Goes to School ini berbasis pada kegiatan peduli lingkungan serta kesehatan tubuh. Kegaitan aksi sosial Komunitas Rumput Liar sepenuhnya dilaksanakan oleh para volunteer Generasi I dan Generasi II dengan tema 'Bintang Kecil Peduli Lingkungan'. 

Kegiatan Bintang Kecil Peduli lingkungan terbagi ke dalam beberapa rangkaian acara. Kegiatan dimulai dengan pembukaan oleh ketua umum Komunitas Rumput Liar, kemudian disusul dengan kata pembukaan dari perwakilan Komunitas Aceh Bangun Lestari (ABL), dan terakhir ucapan terima kasih yang disampaikan oleh Kepala Sekolah SDN 19 Rukoh. Acara selnajutnya diserahkan kepada kakak-kakak volunteer Generasi I dan Generasi II Komunitas Rumput Liar. 


Pada kegiatan selanjutnya, para volunteer yang sudah terbagi dalam beberapa kelompok pemain skenario drama pun memperagakan berbagai aksi dan prilaku peduli lingkungan serta prilaku menjaga kesehatan sederhana dalam bentuk skenario drama yang ringkas dan menarik di depan siswa-siswi SD Negeri 19 Rukoh. Anak-anak diajak untuk ikut berinteraksi dalam setiap skenario dengan menyanyikan lagu atau dengan pertanyaan-pertanyaan sederhana. 



Selain pementasan skenario drama singkat, kegiatan lain yang dilakukan adalah penyelenggaraan beberapa perlombaan yang bertemakan peduli lingkungan. Perlombaan tersebut meliputi perlombaan membuat kerajinan tangan dari bahan dasar botol bekas dan kaleng bekas untuk anak kelas 3 dan 4 SD, serta perlombaan mengutip sampah yang ada di halaman sekolah yang dilakukan dalam bentuk kelompok-kelompok untuk anak kelas 5 dan 6. Terakhir adalah pembagian hadiah bagi siswa yang memenangkan perlombaan serta pembagian souvenir bagi seluruh siswa SDN 19 Rukoh, Aceh Besar. 



Kegiatan Bintang Kecil Peduli Lingkungan ini diharapkan dapat memberikan pengaruh positif dan mampu mengajak siswa-siswi, khususnya siswa-siswi SD Negeri 19 Rukoh, untuk lebih menyayangi dan peduli terhadap lingkungannya serta menambah pengetahuan bagi anak-anak dalam berprilaku menjaga kesehatan dimulai dari yang paling sederhana seperti kebiasaan mencuci tangan dengan baik dan benar. 


Selamat Pagi Minggu Rumputers! Terima kasih untuk teman-teman yang sudah mendaftarkan diri menjadi kandidat Generasi ke-2 Komunitas Rumput Liar. Pendaftaran untuk periode ini sudah ditutup dan untuk tahap selanjutnya bagi teman-teman yang sudah mendaftar, yaitu tahap interview, insya Allah akan dilakukan selama dua hari yaitu tanggal 17-18 Oktober 2015 pukul 14:00 - 17:45 WIB. Untuk informasi lebih lanjut mengenai lokasi ataupun adanya perubahan agenda lainnya teman-teman bisa terus memantau akun facebook Rumput Liar dan blog: rumahrumputliar.blogspot.com. Happy weekend! *cheers*


Blangkrueng-(Senin, 23/03) Sisa kebersamaan kemarin Minggu sore itu masih terasa. Keseruan bermain antara kakak-kakak relawan dan adik-adik Desa Blangkrueng untuk menghabiskan sisa hari itu amat menyenangkan. Suasana berbeda dengan hari-hari mengajar biasanya membuat gelak tawa serta jalinan kekompakan para volunteer dan adik-adik Blangkrueng sore itu menyenangkan. Panas terik yang ikut bermain tidak membuat kalah semangat mengajar dan kebersamaan semua pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Sore itu kami memperingati World Water Day 2015 yang juga diperingati oleh beberapa negara di seluruh dunia. Hari itu merupakan puncak dari perinngatan WWD di Blangkrueng setelah seminggu sebelumnya WWD ini disosialisasikan kepada adik-adik Blangkrueng. Selain itu WWD ini juga disosialisasikan kepada berbagai pihak diluar komunitas sendiri sebagai bentuk apresiasi bersama dalam memperingati World Water Day pada tahun ini. 

Komunitas Rumput Liar juga turut mengadakan photo challenge yang meminta tema #WaterIs untuk kemudian di-upload di beberapa sosial media. Challenge ini selain untuk mengenalkan Komunitas Rumput Liar yang hadir di tengah masyarakat juga untuk menarik perhatian banyak orang agar lebih peduli terhadap kepentingan air untuk dunia. Pemenang photo challenge ini akan dipilih berdasarkan banyaknya jumlah voting oleh volunteer Rumput Liar sendiri dan yang beruntung akan mendapatkan merchandise dari adik-adik Desa Blangkrueng, Aceh Besar. 

Selain photo challenge ini, di pertemuan mengajar sebelumnya para volunteer juga memperkenalkan kepada adik-adik Blangkrueng tentang pembahasan dasar mengenai apa itu air, manfaat air, siklus air, penyaringan air dan beberapa pokok bahasan lainnya. Adik-adik desa Blangkrueng dibagi ke dalam beberapa kelompok yang terdiri dari lebih kurang 5 orang. Tiap kelompok dibimbing oleh 3-5 orang kakak-kakak volunteer untuk menjelaskan kepada mereka tentang judul pembahasan air yang mereka dapatkan. Setelah itu, mereka diminta untuk mempersentasikan secara sederhana tulisan yang mereka buat di atas kertas karton hitam dan tempelan-tempelan kertas origami yang menjelaskan tentang pemahaman mereka mengenai judul pembahasan tersebut, tentunya dibantu oleh kakak-kakak volunteer yang membimbing tiap kelompok.

Pada puncak peringatan WWD di hari Minggu (22/03), adik-adik Blangkrueng diminta untuk mempresentasikan hasilnya di depan kelompok-kelompok lain. Pintar, malu dan gaya bicara mereka membuat presentasi yang berlangsung selama lebih kurang 30 menit itu menjadi seru. Selanjutnya kakak-kakak volunteer mengajak adik-adik nonton bersama video animasi tentang siklus air di bumi dan beberapa video mengenai kekurangan air yang terjadi di beberapa negara dunia. Adik-adik Blangkrueng dapat melihat langsung kondisi dan akibat dari kekeringan yang terjadi sehingga mereka lebih paham mengapa kita harus menjaga kebersihan dan memanfaatkan air dengan sebaik mungkin.

Acara diberhentikan sementara kumandang adzan Ashar. Beberapa menit setelah itu, peringatan WWD ini kembali dilanjutkan dengan permainan outdoor yang dibuat oleh kakak-kakak volunteer untuk adik-adik Blangkrueng. Permainan ini sederhana. Adik-adik yang telah dibagi menjadi 4 kelompok diminta untuk memindahkan air dari ember yang ada di depan mereka ke ember yang ada di ujung lainnya dengan jarak yang telah diatur. Air-air tersebut dipindahkan dengan gelas plastik bekas minuman dengan syarat pemenangnya adalah kelompok yang memindahkan air paling banyak dan jumlah air yang tumpahnya paling sedikit. Permainan berlangsung seru. Adik-adik Blangkrueng menikmati games yang juga dihebohkan dengan sorakan semangat dari kakak-kakak volunteer.

Matahari beranjak turun. Seakan mengabarkan bahwa malam akan segera datang. Menjelang gelap, peringatan World Water Day hari itu ditutup dengan sesi foto bersama dan sorakan jargon WWD 15 dari para volunteer dan adik-adik Blangkrueng. Sederhana, tapi kami bahagia. Setidaknya paham tentang ada hal kecil yang mesti dijaga untuk kepedulian terhadap sesama di dunia. (El-A)
Minggu, 15 Februari 2015


Kegiatan hari ini adalah perkenalan komunitas Rumput Liar di Desa Blang Krueng serta baksi sosial yang bekerjasama dengan Cempaka Lima Grup, Rumah Zakat dan AFS. Selain untuk memperkenalkan komunitas kami, kegiatan hari ini juga meliputi pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga desa dan perlombaan khusus untuk anak-anak didik komunitas Rumput Liar.

Persiapan kegiatan telah dilakukan selama satu minggu lebih, mulai dari rapat bersama para donatur dan pembina, penentuan hari, tempat dan tanggal acara, penentuan perlombaan yang akan diadakan, sampai mencari bingkisan serta souvenir bagi adik-adik yang akan memenangkan perlombaan yang direncanakan. 

Di hari H, relawan-relawan dari Rumput Liar saling bahu-membahu mempersiapkan lokasi kegiatan tersebut. Kami mengangkat kursi-kursi, memasang spanduk, membungkus bingkisan-bingkisan, serta menyiapkan hal-hal lainnya dengan dibantu oleh beberapa perangkat desa dan beberapa relawan dari Rumah Zakat. 



Pukul 14:45 sore, Pak Sekdes mengumumkan kembali lewat pengeras suara di mushalla Desa Blang Krueng bahwa di tempat itu akan diadakan pemeriksaan kesehatan gratis. Tak lama setelah itu, beberapa warga desa mulai terlihat berdatangan dan mengantri di bawah tenda yang telah disediakan, menanti nomor antrian mereka dipanggil. Begitu pula dengan anak-anak didik Rumput Liar. Mereka bahkan datang lebih awal dari waktu yang semestinya. Dengan pakaian-pakaian yang bersih dan rapi, mereka pun bersabar menanti pukul tiga sore. 

Waktu berjalan cepat dan jarum jam menunjukkan pukul tiga sore, pertanda acara harus segera dimulai. Relawan dari Rumput Liar mengambil alih sebagai MC untuk pembukaan acara ini. Setelah pembacaan ayat suci Al Quran, lalu satu persatu pembicara dipanggilkan, dimulai oleh Bunda Kartini, perwakilan dari Rumah Zakat. Bunda Kartini memberikan sedikit pidatonya mengenai kedatangan Rumah Zakat ke Desa Blang Krueng dan juga memberikan sedikit informasi kepada warga desa tentang pentingnya memeriksakan kesehatan dengan rutin. Bunda Kartini sangat antusias melihat banyaknya warga desa yang datang untuk memeriksakan kesehatan mereka. 


Bunda Kartini sedang memberikan kata sambutan

Tidak hanya itu, pihak Rumah Zakat juga turut memberikan santunan kepada anak-anak didik Rumput Liar yang kurang mampu. Dengan pemberian santunan ini, diharapkan anak-anak tersebut dapat lebih bersemangat untuk menghadiri pertemuan di kelas Rumput Liar dan dapat membantu memenuhi kebutuhan mereka dalam dunia pendidikan. 

Lalu, perwakilan dari perangkat desa, Pak Teuku Badlisyah selaku Sekretaris desa, juga ikut memberikan sedikit pidatonya. Beliau memperkenalkan komunitas Rumput Liar kepada masyarakat desa yang hadir pada hari ini. Beliau juga mengatakan bahwa Rumput Liar telah melakukan kegiatan yang sangat bermanfaat bagi anak-anak di desa mereka dan berterima kasih atas kehadiran komunitas kami di desa mereka. Di akhir pidatonya, Pak Sekdes pun turut membuka acara ini secara resmi.

Pukul 3:30, acara pengobatan gratis yang dilaksanakan oleh Rumah Zakat dan Cempaka Grup dimulai. Begitu pula dengan acara perlombaan untuk anak-anak didik Rumput Liar. Perlombaan pertama adalah hafalan surat pendek. Sekitar lima belas orang anak didik Rumput Liar mengikuti perlombaan ini. Dengan penuh keberanian, mereka melafalkan ayat-ayat suci Al Quran.









Untuk anak-anak lainnya yang tidak mengikuti perlombaan menghafal surat pendek, mereka berkumpul di salah satu sudut untuk melihat alat permainan edukasi bernama Olin Chip yang dibawakan khusus oleh mahasiswa Teknik Industri Universitas Syiah Kuala. Anak-anak juga diperbolehkan untuk memainkan alat tersebut secara bergantian. 



Setelah semua peserta lomba menghafal surat pendek habis, kami melanjutkan perlombaan berikutnya. Semua anak didik Rumput Liar membentuk lingkaran besar, bergandengan tangan dengan teman-temannya serta kakak dan abang relawan Rumput Liar. Suasana terasa sangat ceria dan hangat. 

Lomba ini memang terbilang sangat sederhana. Namun, lomba ini mampu mengasah ketangkasan dan ketelitian adik-adik serta para relawan Rumput Liar dalam berhitung dan bergerak cepat. Mereka yang pertama berada dalam satu lingkaran besar, harus saling melepaskan dan membentuk kelompok-kelompok kecil sesuai dengan hasil pengurangan, penjumlahan, perkalian ataupun pembagian yang telah diberikan. Suasana kocar-kacir, teriak-teriakan memanggil teman-temannya, tarik-menarik dan rebut-merebut membuat semua orang yang ada di lokasi itu tertawa.

Masih merasa belum cukup puas, permainan juga dilanjutkan dengan gaya yang berbeda. Peserta didik dan relawan Rumput Liar saling berbaris rapi dan mengikuti instruksi dari pembawa acara. Di sini, relawan dan anak didik juga dituntut untuk kompak dan fokus terhadap perintah-perintah yang diberikan. Pembawa acara mengatakan kanan dan melompak ke kanan maka peserta lomba, relawan dan anak didik Rumput Liar, harus melompat ke kiri dan begitu pula sebaliknya. Tak jarang barisan-barisan yang semulanya sangat rapi dan lurus mendadak hancur berantakan karena beberapa anggota di barisan tersebut tidak fokus. Semuanya lelah, tapi bahagia. 



Di akhir acara, pengumuman pemenang lomba hafalan surat pendek pun diumumkan. Masing-masing pemenang juga diberikan hadiah sebagai reward atas partisipasi mereka dan keberhasilan mereka dalam perlombaan tersebut. Begitu juga dengan perlombaan yang kedua. Tiga kelompok yang paling kompak dan tidak banyak melakukan kesalahan mendapatkan hadiah. Dan, bingkisan makanan ringan juga dibagikan untuk masing-masing anak yang hadir dan ikut meramaikan hari ini, baik yang menang ataupun yang tidak.

Alhamdulillah, acara bakti sosial bersama Cempaka Lima Grup dan Rumah Zakat serta perkenalan komunitas Rumput Liar hari ini berjalan sangat lancar. Semoga di lain waktu kami dapat melakukan kegiatan besar seperti ini lagi dan membagikan kebahagiaan bagi semua warga 'Desa Pintar', Gampong Blang Krueng. [SM]

Powered by Blogger.